pencarian
Jumat, 23 November 2012
Selasa, 20 November 2012
Kebahagian mu
Senyumlah..
andainya senyummu itu,
bisa menopengi kedukaan,
kerna kau akan lebih derita,
melihatkan wajahmu sengsara.
Ketawalah..
andainya tawa itu,
mampu mengusir kecewa,
kerna titisan luka pasti mengalir,
tanpa hati yang mengepam gembira.
Carilah bahagia,
biarpun sampai kehujung nyawa,
kerna itulah pengobat segala nestapa.
Andainya jasadmu kian longlai,
bertongkatkanlah dengan ucapan,
tasbih Ilahi dengan penuh harapan,
karna nyawamu takkan berkekalan.
andainya senyummu itu,
bisa menopengi kedukaan,
kerna kau akan lebih derita,
melihatkan wajahmu sengsara.
Ketawalah..
andainya tawa itu,
mampu mengusir kecewa,
kerna titisan luka pasti mengalir,
tanpa hati yang mengepam gembira.
Carilah bahagia,
biarpun sampai kehujung nyawa,
kerna itulah pengobat segala nestapa.
Andainya jasadmu kian longlai,
bertongkatkanlah dengan ucapan,
tasbih Ilahi dengan penuh harapan,
karna nyawamu takkan berkekalan.
MEMAHAMI TAK BISA MENGERTI
Aku....
Aku berdiri bersandar di tembok ini...
Memahami setiap isi bait yang ku temui...
Ternyata tak bisa ku mengerti..
Hanya bisa melihat dan membaca nya..
Aku....
Aku memang jalang dan tak berharga diri..
Yang selalu mengusik diri dengan api..
Menimba api dengan sayatan mimpi..
Aku tercoreng ke lembah ini...
Dan aku...
Aku terlihat menjadi inti diri...
Menjadi rapi di hari yang sunyi..
Dan aku menjadi sunyi di setiap hari..
Karena api ku padam di tiup sunyi...
Aku berdiri bersandar di tembok ini...
Memahami setiap isi bait yang ku temui...
Ternyata tak bisa ku mengerti..
Hanya bisa melihat dan membaca nya..
Aku....
Aku memang jalang dan tak berharga diri..
Yang selalu mengusik diri dengan api..
Menimba api dengan sayatan mimpi..
Aku tercoreng ke lembah ini...
Dan aku...
Aku terlihat menjadi inti diri...
Menjadi rapi di hari yang sunyi..
Dan aku menjadi sunyi di setiap hari..
Karena api ku padam di tiup sunyi...
Rabu, 17 Oktober 2012
Keheningan
duduk dalam kesendirian,
termenung dan renungi labuhanku,
dalam ketenangan hidup,
masuki keindahan raga,
selami raga ini satu persatu,
semua begitu indah,
dekap lelahku,
belai lembut ragaku.
resapi Allah dengan hati,
selaraskan alam dengan raga,
panjatan keinginan pada Allah,
regup kenikmatan alam ini,
masuk ke raga terdalam , hingga hati yang berbicara,
lepas pikiran, serakkan emosiku,
dengar kesepian alam, nikmati musnahnya,
Tanpa raga, tanpa rasa,
semua mengalun indah,
meski ragaku senyap,
namun ku tersadar,
terdiam,
tapi tidak dengan jiwaku,
semakin dalam dan terlelap.
semain jauh aku bercengkerama,
hingga tak lagi merasakan
kemudian bersatu dalam alunan alam.
termenung dan renungi labuhanku,
dalam ketenangan hidup,
masuki keindahan raga,
selami raga ini satu persatu,
semua begitu indah,
dekap lelahku,
belai lembut ragaku.
resapi Allah dengan hati,
selaraskan alam dengan raga,
panjatan keinginan pada Allah,
regup kenikmatan alam ini,
masuk ke raga terdalam , hingga hati yang berbicara,
lepas pikiran, serakkan emosiku,
dengar kesepian alam, nikmati musnahnya,
Tanpa raga, tanpa rasa,
semua mengalun indah,
meski ragaku senyap,
namun ku tersadar,
terdiam,
tapi tidak dengan jiwaku,
semakin dalam dan terlelap.
semain jauh aku bercengkerama,
hingga tak lagi merasakan
kemudian bersatu dalam alunan alam.
Cinta Sejati
Kujalani hidup mengaruhi samudra
Mengayuh dayung menjalankan bahtera
Mencari penawar rasa di hati
Mencari makna cinta sejati
Kini ku tahu makna cinta
Cinta bukanlah sekedar rasa
Cinta bukanlah sekedar tutur kata
Dan cinta, bukan sekedar pengorbanan raga
Jika cinta sekedar rasa
Pasti hati kan tersiksa
Jika cinta sekedar ucapan
Manusia pasti dalam kebinasaan
Jika cinta sekedar pengorbanan
Tiada jiwa ini merasa aman
Cinta sejati adalah perasaan
Terungkap dengan ucapan
Tertuang dengan pengorbanan
Mengayuh dayung menjalankan bahtera
Mencari penawar rasa di hati
Mencari makna cinta sejati
Kini ku tahu makna cinta
Cinta bukanlah sekedar rasa
Cinta bukanlah sekedar tutur kata
Dan cinta, bukan sekedar pengorbanan raga
Jika cinta sekedar rasa
Pasti hati kan tersiksa
Jika cinta sekedar ucapan
Manusia pasti dalam kebinasaan
Jika cinta sekedar pengorbanan
Tiada jiwa ini merasa aman
Cinta sejati adalah perasaan
Terungkap dengan ucapan
Tertuang dengan pengorbanan
Ketulusan Cinta itu….
Ketulusan cinta itu adalah kesederhanaan sikapmu
Ketulusan cinta itu adalah kelembutan tutur katamu
Ketulusan cinta itu adalah kehangatan perhatianmu
Aku tau cintamu itu tulus
Bukan dari nilai benda yang kau beri
Bukan dari kuantitas waktu yang kau luangkan
Tapi dari kesederhanaanmu dalam mencintaiku
Aku merasakan cintamu itu tulus
Bukan dari untaian kata yang puitis
Bukan dari sentuhan tanganmu yang lembut
Tapi dari rasa khawatirmu tentang keadaanku
Karena ketulusan cintamu itu…
Aku tak bisa memejamkan mata meski sesaat
Jika tak ku dengar kabar tentangmu
Karena ketulusan cintamu itu…
Rasa lelahku seolah tak pernah menghampiri ragaku yang begitu sibuk sepanjang hari
Karena ketulusan cintamu itu…
Aku ingin jadi bagian dalam hidupmu
Menemanimu di sisa waktu kita di muka bumi ini
I love you so much….
Ketulusan cinta itu adalah kelembutan tutur katamu
Ketulusan cinta itu adalah kehangatan perhatianmu
Aku tau cintamu itu tulus
Bukan dari nilai benda yang kau beri
Bukan dari kuantitas waktu yang kau luangkan
Tapi dari kesederhanaanmu dalam mencintaiku
Aku merasakan cintamu itu tulus
Bukan dari untaian kata yang puitis
Bukan dari sentuhan tanganmu yang lembut
Tapi dari rasa khawatirmu tentang keadaanku
Karena ketulusan cintamu itu…
Aku tak bisa memejamkan mata meski sesaat
Jika tak ku dengar kabar tentangmu
Karena ketulusan cintamu itu…
Rasa lelahku seolah tak pernah menghampiri ragaku yang begitu sibuk sepanjang hari
Karena ketulusan cintamu itu…
Aku ingin jadi bagian dalam hidupmu
Menemanimu di sisa waktu kita di muka bumi ini
I love you so much….
Puisi Dua Nama di Hatiku
Saat nama_MU tlah terpatri di dalam hati..
Ada nama lain mencoba menyusup tuk jadi bagian di sini..
Mencoba menjadi yang teristimewa dihati..
Perlahan nama itu ikut mendominasi..
Mengisi ruang hatiku setiap hari..
di saat sujudku..
Selalu ada nama_MU dan namanya di munajatku..di saat ku merindukan_MU,
Ada nama dia yang juga ku rindu..
Mencintai_MU sungguh itu keutamaanku..
Tapi ketika ku mencintai dia ..
Ku berharap izin dan restu dari_MU..
Saat ini,
Ketika rasa itu ada..
Ku mencintainya tanpa kata2..
Hanya ku rasakan dalam diam..
Biarlah aku dekat dengannya..
Seperti aku dekat dengan_MU..
Walau ku rasakan hanya dari kejauhan..
Ku ingin dia bisa menemani hari2ku..
Seperti Engkau yang selalu setia ada untukku..
Ku ingin berjalan bersamanya menapaki jalan hidup ini..
Seperti Engkau yang selalu menemani di setiap jejak langkahku..
Ya Robb,
Engkau telah beri rasa yang istimewa ini di dalam hatiku..
Biarlah rasa itu tumbuh dan terus tumbuh..
Walau rasa itu hanya ada seujung kuku..
Maafkan jika ku menduakan_MU..
Tapi, jika rasa itu belum pantas ada..
Biarlah kebersamaan ini ada..
Kerana tali silaturahim yang KAU cipta..
Hingga tiba waktunya KAU satukan hatiku dengan hatinya..
Ada nama lain mencoba menyusup tuk jadi bagian di sini..
Mencoba menjadi yang teristimewa dihati..
Perlahan nama itu ikut mendominasi..
Mengisi ruang hatiku setiap hari..
di saat sujudku..
Selalu ada nama_MU dan namanya di munajatku..di saat ku merindukan_MU,
Ada nama dia yang juga ku rindu..
Mencintai_MU sungguh itu keutamaanku..
Tapi ketika ku mencintai dia ..
Ku berharap izin dan restu dari_MU..
Saat ini,
Ketika rasa itu ada..
Ku mencintainya tanpa kata2..
Hanya ku rasakan dalam diam..
Biarlah aku dekat dengannya..
Seperti aku dekat dengan_MU..
Walau ku rasakan hanya dari kejauhan..
Ku ingin dia bisa menemani hari2ku..
Seperti Engkau yang selalu setia ada untukku..
Ku ingin berjalan bersamanya menapaki jalan hidup ini..
Seperti Engkau yang selalu menemani di setiap jejak langkahku..
Ya Robb,
Engkau telah beri rasa yang istimewa ini di dalam hatiku..
Biarlah rasa itu tumbuh dan terus tumbuh..
Walau rasa itu hanya ada seujung kuku..
Maafkan jika ku menduakan_MU..
Tapi, jika rasa itu belum pantas ada..
Biarlah kebersamaan ini ada..
Kerana tali silaturahim yang KAU cipta..
Hingga tiba waktunya KAU satukan hatiku dengan hatinya..
mungkin ini yg terbaik
terasa indah saat kita bersama
menjalani cinta kita berdua
sekian lama kita bersama
tak pernah ku duga akan berakhir
mungkin ini yg terbaik
untuk aku dan kamu
kita saling mencintai namun
kenyataan tak pernah seindah mimpi kita
mungkin juga aku takkn pernah
bisa melupakanmu selamanya
aku ingin melihatmu bahagia
walau kebahagiaanmu tak bersamaku
sekarang kita telah berbeda
aku bukanlah sperti yg dulu
selamat tinggal cinta terindahku
“aku sayang kamu”
dulu sekarang dan selamanya
menjalani cinta kita berdua
sekian lama kita bersama
tak pernah ku duga akan berakhir
mungkin ini yg terbaik
untuk aku dan kamu
kita saling mencintai namun
kenyataan tak pernah seindah mimpi kita
mungkin juga aku takkn pernah
bisa melupakanmu selamanya
aku ingin melihatmu bahagia
walau kebahagiaanmu tak bersamaku
sekarang kita telah berbeda
aku bukanlah sperti yg dulu
selamat tinggal cinta terindahku
“aku sayang kamu”
dulu sekarang dan selamanya
Kamis, 05 Juli 2012
Selasa, 03 Juli 2012
Senin, 02 Juli 2012
Itu Inginku
berbagi padamu apa yang kumiliki
meluangkan waktuku tuk temani harimu
belajar tuk bersikap bijak ….
saat kudengar kisahmu
menawarkan kenyamanan
teduhkan risau hatimu
ternyata…..
tak seutuhnya kau pahami
kau telah mengerti
tentang sikapku ini
bukan inginku melukai hatimu
menjadikanmu bagian dari rasa cintaku
mauku menyenangkan rasamu
coba memikul separuh beban hidupmu
agar kelam mentari pagi
pupus di matamu
agar tak lagi tertahan langkah kakimu
mampu jalani waktu dengan percaya diri
mengawalinya dalam senyum bahagia
karna perkaramu….
sesungguhnya adalah bukti cinta Tuhan padamu
jadi….
lihat aku di sini
yang tetap setia berdiri
menggenggam tali kasih dan cinta
yang selalu kusimpan
tuk kuulurkan padamu suatu saat nanti
jika kau prlukan..
meluangkan waktuku tuk temani harimu
belajar tuk bersikap bijak ….
saat kudengar kisahmu
menawarkan kenyamanan
teduhkan risau hatimu
ternyata…..
tak seutuhnya kau pahami
kau telah mengerti
tentang sikapku ini
bukan inginku melukai hatimu
menjadikanmu bagian dari rasa cintaku
mauku menyenangkan rasamu
coba memikul separuh beban hidupmu
agar kelam mentari pagi
pupus di matamu
agar tak lagi tertahan langkah kakimu
mampu jalani waktu dengan percaya diri
mengawalinya dalam senyum bahagia
karna perkaramu….
sesungguhnya adalah bukti cinta Tuhan padamu
jadi….
lihat aku di sini
yang tetap setia berdiri
menggenggam tali kasih dan cinta
yang selalu kusimpan
tuk kuulurkan padamu suatu saat nanti
jika kau prlukan..
Tak Tergantikan
Kadang rasa takut menghantuiku tersenyum padamu.
Aku takut sekarang masih bisa tersenyum dan nikmati balasannya tapi besok tidak.
Aku takut kamu pergi dan buat aku kehilangan sosok yang menggores cinta dihati.
Entahlah….aku selalu merasa tak puas tiap harinya mengasihimu.
Tiap pergantian malam, selalu saja ada yang kurang-kurang-kurang……
membuat aku membayang esok fajar tetap bisa nikmati candaan denganmu.
Tapi kalau nyatanya tidak?…………
Mungkin ada lagi senyum bidadari indah yang lain, menggantikan senyumku.
Apa lagi perbandinganku dengan wanita-wanita teman mainmu, aku……….jauh tidak ada apa-apanya dibanding mereka.
Atau….mungkin cintamu tak lagi seperti kemarin.
Saat pungut bulu mata dipipiku. Saat tiup dengan kasih mata merahku yang perih. Saat tak lagi ada ucapan selamat tidur dengan kata-kata pasirmu. Saat tak ada lagi sapaan dibel jam mulai kelas. Saat tak lagi kamu mau sejajar barisan upacara denganku. Saat tak lagi kamu mau panggil namaku dengan tulus.
Kau pergi.
Sedang aku? Entah harus merengek—mengiba—sampai kau kembali.
Ah! Katakan pada dunia, kamu akan tetap disisiku sampai Everest mencair!
Katakan pada masa, aku bidadarimu sampai Himalaya rata dengan daratan.
Tolong……katakan pada matahari, Aku milikmu selamanya—-tak tergantikan.
Aku takut sekarang masih bisa tersenyum dan nikmati balasannya tapi besok tidak.
Aku takut kamu pergi dan buat aku kehilangan sosok yang menggores cinta dihati.
Entahlah….aku selalu merasa tak puas tiap harinya mengasihimu.
Tiap pergantian malam, selalu saja ada yang kurang-kurang-kurang……
membuat aku membayang esok fajar tetap bisa nikmati candaan denganmu.
Tapi kalau nyatanya tidak?…………
Mungkin ada lagi senyum bidadari indah yang lain, menggantikan senyumku.
Apa lagi perbandinganku dengan wanita-wanita teman mainmu, aku……….jauh tidak ada apa-apanya dibanding mereka.
Atau….mungkin cintamu tak lagi seperti kemarin.
Saat pungut bulu mata dipipiku. Saat tiup dengan kasih mata merahku yang perih. Saat tak lagi ada ucapan selamat tidur dengan kata-kata pasirmu. Saat tak ada lagi sapaan dibel jam mulai kelas. Saat tak lagi kamu mau sejajar barisan upacara denganku. Saat tak lagi kamu mau panggil namaku dengan tulus.
Kau pergi.
Sedang aku? Entah harus merengek—mengiba—sampai kau kembali.
Ah! Katakan pada dunia, kamu akan tetap disisiku sampai Everest mencair!
Katakan pada masa, aku bidadarimu sampai Himalaya rata dengan daratan.
Tolong……katakan pada matahari, Aku milikmu selamanya—-tak tergantikan.
don't klick here
Cinta Sejati
Kujalani hidup mengaruhi samudra
Mengayuh dayung menjalankan bahtera
Mencari penawar rasa di hati
Mencari makna cinta sejati
Kini ku tahu makna cinta
Cinta bukanlah sekedar rasa
Cinta bukanlah sekedar tutur kata
Dan cinta, bukan sekedar pengorbanan raga
Jika cinta sekedar rasa
Pasti hati kan tersiksa
Jika cinta sekedar ucapan
Manusia pasti dalam kebinasaan
Jika cinta sekedar pengorbanan
Tiada jiwa ini merasa aman
Cinta sejati adalah perasaan
Terungkap dengan ucapan
Tertuang dengan pengorbanan
MY PIC CLIK HERE
Mengayuh dayung menjalankan bahtera
Mencari penawar rasa di hati
Mencari makna cinta sejati
Kini ku tahu makna cinta
Cinta bukanlah sekedar rasa
Cinta bukanlah sekedar tutur kata
Dan cinta, bukan sekedar pengorbanan raga
Jika cinta sekedar rasa
Pasti hati kan tersiksa
Jika cinta sekedar ucapan
Manusia pasti dalam kebinasaan
Jika cinta sekedar pengorbanan
Tiada jiwa ini merasa aman
Cinta sejati adalah perasaan
Terungkap dengan ucapan
Tertuang dengan pengorbanan
MY PIC CLIK HERE
Rabu, 13 Juni 2012
"PERMINTAAN HATI"
Angin pagi ini merasuk relung jiwaku
Kesejukan seketika mengalir ke seluruh tubuhku
Kicauan burung terdengar merdu di telingaku
Ada bisikan lembut menyapa hati
Sebuah rasa yang mendadak mengusik sepi
Ku coba tepis tapi tetap kembali
Hatiku tergoda rindu
Pada seseorang yang pernah kutunggu
Namun masih pantaskah aku menunggu
Dia tak lagi milikku
Dia tak lagi di dekatku
Dia tak mungkin lagi di sisiku
Tersadar aku dari mimpi
Keindahan cinta dan rindu pada dia yang mencintai
Kehangatan kasih dari dia yang menyayangi
Namun mimpi tetaplah mimpi
Bunga tidur yang takkan terulangi
Meski ku berusaha untuk tidur kembali
Rabb yang Menggenggam hati
Ampuni aku yang tak tahu diri ini
Berharap cinta dari selain Engkau Sang Pemilik Hati
Kesejukan seketika mengalir ke seluruh tubuhku
Kicauan burung terdengar merdu di telingaku
Ada bisikan lembut menyapa hati
Sebuah rasa yang mendadak mengusik sepi
Ku coba tepis tapi tetap kembali
Hatiku tergoda rindu
Pada seseorang yang pernah kutunggu
Namun masih pantaskah aku menunggu
Dia tak lagi milikku
Dia tak lagi di dekatku
Dia tak mungkin lagi di sisiku
Tersadar aku dari mimpi
Keindahan cinta dan rindu pada dia yang mencintai
Kehangatan kasih dari dia yang menyayangi
Namun mimpi tetaplah mimpi
Bunga tidur yang takkan terulangi
Meski ku berusaha untuk tidur kembali
Rabb yang Menggenggam hati
Ampuni aku yang tak tahu diri ini
Berharap cinta dari selain Engkau Sang Pemilik Hati

Sabtu, 21 April 2012
Curahan kangen
Bayang bayang rindu:
Semilir rasa membelai jiwa tercium aroma yang jauh disana
Adakah sama yang kau rasa disini aku ingat dirimu saja
Bayang-bayang rindu hiasi dalam beranda
Warna-warna canda tawa dirimu yang jauh disana
Terngiang suara ditelinga merdu membisikkan kata
Penuhi ruang rindu di jiwa darimu yang jauh disana
Rindu padamu sungguh aku rasa beranda hatiku hanya gambarmu saja
Engkau yang jauh disana semoga merasakan rinduku juga...
Mengambang dalam batas yang tak tercapai:
Sunyi malam tenggelam dalam cahaya bulan
langit-langit kita:
mengambang dalam batas yang tak tercapai
Daun-daun menggigil dekapan angin di musim gugur
lagi-lagi kita:
merinding dalam hasrat yang tak tergapai
Jarak membungkus kita dalam mil-mil kesunyian
tapi rindu membuat hati melekat denganmu
Lalu berbaring saling terpaku,
“Dekatlah daku, Dekaplah daku.”
Bulan terguling ke dalam kelambu.
Senyum yang menjadi rahasia bibirmu:
Selalu ada puisi untukmu
semua kata yang tujuannya menggambarkan debar bagaimana indahnya
ingin kupanggil namamu,
Senyum yang menjadi rahasia bibirmu kuperam dalam jantungku
Tumbuh satu per satu menggetarkan sunyi, bermekaran di antara jemari
Sebagian terperangkap ke dalam sajak
sebagian terlepas menjelma kepak
kepak renjana...
Jangan risaukan
kata-kata yang tak terucapkan biarkan menggenang dalam kolam ingatan
atau angin menyingkap rinduku yang tersembunyi di dedaunan
dan melepaskannya padamu dalam bentuk musim gugur yang indah...
Rindu bukanlah angin
Rindu bukanlah angin:
Tapi air mata bukanlah hujan Yang membasahi lentik bulu mata
Membiarkanku menyeka embun di pipimu yang mawar
Tapi jiwa bukanlah gemuruh yang memetik dawai di jemari
Membiarkan tanganmu dan tanganku bertelangkup dalam getar
Tapi rindu bukanlah angin yang datang dan pergi tanpa mampu mengejarnya...
Sabtu, 11 Februari 2012
sahabat untuk sahabat
Di kala sedih menghampirimu,
kau segera datang pada dirinya
Kau curahkan semua yang telah terekam dalam hati & fikiranmu
Sampai hati Ia selalu mendengarkanmu
meski terkadangkau tak dapat jawaban yang dapat menenangkan kesedihan hatimu
Ia ada di setiap langkahmu.
Ia ada di setiap kau ingin teteskan airmata
Bahkan Ia siap memberikan bahunya untukmu
Dan tak jarang Ia ikut merasakan kepedihan yang kau alami
Tangisan & air matanya tak segan ikut mengiringi kisah sedihmu Ia bela dirimu,
meski kau yang buat kekecewaan Ia bela dirimu,
meski ternyata dirimu tak butuh dirinya Namun…
Apa mungkin ktika kau bahagia, tersenyum, & tertawa, Ia ada di sampingmu…??
Coba fikirkan sekarang..
Apa kau berbagi kebahagiaan padanya…???
Bahkan kau sakiti dengan perkataanmu.
Namun . . . Meski ia tersakiti, yakinlah dia kan tetap menyayangimu…
Dia lah “SAHABAT”
kau segera datang pada dirinya
Kau curahkan semua yang telah terekam dalam hati & fikiranmu
Sampai hati Ia selalu mendengarkanmu
meski terkadangkau tak dapat jawaban yang dapat menenangkan kesedihan hatimu
Ia ada di setiap langkahmu.
Ia ada di setiap kau ingin teteskan airmata
Bahkan Ia siap memberikan bahunya untukmu
Dan tak jarang Ia ikut merasakan kepedihan yang kau alami
Tangisan & air matanya tak segan ikut mengiringi kisah sedihmu Ia bela dirimu,
meski kau yang buat kekecewaan Ia bela dirimu,
meski ternyata dirimu tak butuh dirinya Namun…
Apa mungkin ktika kau bahagia, tersenyum, & tertawa, Ia ada di sampingmu…??
Coba fikirkan sekarang..
Apa kau berbagi kebahagiaan padanya…???
Bahkan kau sakiti dengan perkataanmu.
Namun . . . Meski ia tersakiti, yakinlah dia kan tetap menyayangimu…
Dia lah “SAHABAT”
harapan masa depan
setiap hari kulangkahkan kaki ini hanya untuk sesuap ilmu meski lelah,
tetap tegak berdiri tuk raih masa depan yang baru
aku memang bukan manusia terpandang
aku hanya orang biasa
tapi tekad hati ini tuk berjuang tidak dipandang sebelah mata
bukan hal yang mudah juga bukan hal yang sulit jika raih masa depan yang cerah
dengan penuh doa dan ketulusan niat
meraih hal yang luar biasa
penuh dengan banyak rintangan tapi jangan pernah putus asa
raihlah cita-citamu dengan senyuman
tetap tegak berdiri tuk raih masa depan yang baru
aku memang bukan manusia terpandang
aku hanya orang biasa
tapi tekad hati ini tuk berjuang tidak dipandang sebelah mata
bukan hal yang mudah juga bukan hal yang sulit jika raih masa depan yang cerah
dengan penuh doa dan ketulusan niat
meraih hal yang luar biasa
penuh dengan banyak rintangan tapi jangan pernah putus asa
raihlah cita-citamu dengan senyuman
Berbincang Gg hati Tentang Masa depan
Khawatir. Tidak khawatir. Merintis titian tipis masa depan, Meski pelan dan tertatih, menyiram tipis menjadi tebal. Dengan harapan, Damai memeluk diri yang dingin karena emosi yang merayap naik turun. Semalam, Aku berdialog dengan hati yang terlalu khawatir. Dengan bersanding pada badan yang terlihat mulai kekar.Dia berkata ringan : Menarilah dengan jenis apapun. Meski terjatuh maupun lecet. Karena esok, masih merupakan kain putih yang belum terbatik.
==========================================================================
Teruslah bertutur sapa dengan hati Ia akan memberitahumu agar perasaanmu tak kawatir Ajak pula daya pikirmu untuk merenung Paduan hati dan akan akal membuatmu riang menari bersamanya Menari sesuka kalian Tarianmu-tariannya semakin dan akan semakin matang Dan akhrinya menjadi paduan tarian indah hidup yang elok dipandang-dinikmati Membatik lengkap bergurat indah mengisi kain putih yang julur merentang
==========================================================================
Berbincang dengan hati Semua dengan hati Menulis dengan hati Tersenyum dengan hati Bersapa dengan hati Beramal dengan hati Akal tidak akan menjadi bijak kalau tidak dengan hati Dan hati akan menjadi terombang-ambing jika tidak bergandengan dengan akal
==========================================================================
Keheningan suara membuatku bertapa tanpa sepotong kata yg keluar dalam ciptaanNYA Segelas penuh hampa hambar rasa membasahi kerongkongan hina sepi begitu juga harapan,berbaring tikar tua menunggu tak pasti kenyataan. … Lidah kaku tuan menyiksa luka berdarah tuan diam sesak dada bosan hidup sepi tuhan tetap tertawa kebodohan.
==========================================================================
Teruslah bertutur sapa dengan hati Ia akan memberitahumu agar perasaanmu tak kawatir Ajak pula daya pikirmu untuk merenung Paduan hati dan akan akal membuatmu riang menari bersamanya Menari sesuka kalian Tarianmu-tariannya semakin dan akan semakin matang Dan akhrinya menjadi paduan tarian indah hidup yang elok dipandang-dinikmati Membatik lengkap bergurat indah mengisi kain putih yang julur merentang
==========================================================================
Berbincang dengan hati Semua dengan hati Menulis dengan hati Tersenyum dengan hati Bersapa dengan hati Beramal dengan hati Akal tidak akan menjadi bijak kalau tidak dengan hati Dan hati akan menjadi terombang-ambing jika tidak bergandengan dengan akal
==========================================================================
Keheningan suara membuatku bertapa tanpa sepotong kata yg keluar dalam ciptaanNYA Segelas penuh hampa hambar rasa membasahi kerongkongan hina sepi begitu juga harapan,berbaring tikar tua menunggu tak pasti kenyataan. … Lidah kaku tuan menyiksa luka berdarah tuan diam sesak dada bosan hidup sepi tuhan tetap tertawa kebodohan.
Senin, 30 Januari 2012
Cinta untukmu
Malam ini kubangun mimpi berharap besok menjadi matahari
yang terjaga di jendela membakar segala kelam dan dinginnya
malam lalu sunyi menjadi reruntuhan purba sebab nyanyian pagi bersamamu,
senandung lautan itu telah mengubah peradaban cintaku.
Pagi ini kubangun dari mimpi O,
perempuan yang menggenggam kelopak bunga yang terjaga di jendela hatiku
yang merebahkan tubuhnya dan kukecup wangi keningnya bukankah kautemukan bahwa setiap pagi pada dekapan di dada selalu ada matahari yang membara untukmu
yang terjaga di jendela membakar segala kelam dan dinginnya
malam lalu sunyi menjadi reruntuhan purba sebab nyanyian pagi bersamamu,
senandung lautan itu telah mengubah peradaban cintaku.
Pagi ini kubangun dari mimpi O,
perempuan yang menggenggam kelopak bunga yang terjaga di jendela hatiku
yang merebahkan tubuhnya dan kukecup wangi keningnya bukankah kautemukan bahwa setiap pagi pada dekapan di dada selalu ada matahari yang membara untukmu
Terimakasih karena Mencintaiku
karena Mencintaiku
Terimakasih karena mencintaiku
membiarkan matahariku memeluk hangat dirimu
merestui hadirku di pagimu
membiarkan hatimu
ikhlas menjadi istana bagi hatiku
membiarkan matamu
tempat paling sejuk untuk jiwaku berteduh.
Terimakasih karena mencintaiku.
Tak Kenal Waktu
Tak Kenal Waktu Tak Kenal Waktu Jam berapa sekarang? Entahlah,
jam hanyalah dongeng yang galau pada waktu.
Detak jantungku tak kenal waktu, berdebar merindu ruh dan tubuhmu.
Kamu ladang tempat tumbuh kata dan rayu.
Membuat sajakku menggelinjang berlumur rindu.
Kulepas metaforamu hingga telanjang, hurufhurufku menyelimutimu bak kabut pagi.
Menunggu matahari terbit di celah rumpun alismu.
Percakapan begitu hangat, begitu khidmat.
Bersamamu aku lupa waktu.
Sekali lagi, jam berapa sekarang? Entahlah, apakah kita perlu bicara waktu.
Cinta tak kenal waktu. Cinta tak punya usia.
Ruhku yang bahagia adalah jiwamu di sajakku, selalu remaja.
Begitu enerjik.
Keringat menetes dari kalimatkalimat cinta, mengalir deras di antara senyum dan tatapan.
Aku hanyut ke dalam sungaimu.
Ikhlas tenggelam di palung hatimu.
Jam berapa sekarang? Entahlah, apakah beda siang dan malam.
Bersamamu warna langit representasi citra wajahmu.
Bintangbintang adalah butir airmatamu di langitku, petunjuk abadiku.
Kemana lagi aku akan berlalu, sedangkan kampung halamanku adalah hatimu.
jam hanyalah dongeng yang galau pada waktu.
Detak jantungku tak kenal waktu, berdebar merindu ruh dan tubuhmu.
Kamu ladang tempat tumbuh kata dan rayu.
Membuat sajakku menggelinjang berlumur rindu.
Kulepas metaforamu hingga telanjang, hurufhurufku menyelimutimu bak kabut pagi.
Menunggu matahari terbit di celah rumpun alismu.
Percakapan begitu hangat, begitu khidmat.
Bersamamu aku lupa waktu.
Sekali lagi, jam berapa sekarang? Entahlah, apakah kita perlu bicara waktu.
Cinta tak kenal waktu. Cinta tak punya usia.
Ruhku yang bahagia adalah jiwamu di sajakku, selalu remaja.
Begitu enerjik.
Keringat menetes dari kalimatkalimat cinta, mengalir deras di antara senyum dan tatapan.
Aku hanyut ke dalam sungaimu.
Ikhlas tenggelam di palung hatimu.
Jam berapa sekarang? Entahlah, apakah beda siang dan malam.
Bersamamu warna langit representasi citra wajahmu.
Bintangbintang adalah butir airmatamu di langitku, petunjuk abadiku.
Kemana lagi aku akan berlalu, sedangkan kampung halamanku adalah hatimu.
"kupersembahkan padamu"
kupersembahkan padamu
kupersembahkan padamu padamu sekuntum ciuman segar dalam buket bunga kesukaanmu:
aster, krisan dan sejumlah mawar sebuah puisi kusematkan dalam sebuah lembar pagi
terasa spesial kurasakan jendela hati terbuka lebar.
Seperti kau memahami bait puisi ia bukan sembarang bahasa –
tetapi sehela nyawa puisi tidak disusun untuk epitaf peresmian puisi menghidupkan kata demi kata dan menuntaskannya sebagai doa.
Seperti aku tenggelam di matamu seluruh hatiku sibuk mengeja lembar pustaka pun mulutku tak sanggup bicara sedang tanganku
diamdiam sibuk memeras sarikata yang kadang menyelinap dalam remas jemarimu.
Puisi mengembara perjalanan tersembunyi mengarungi samudera
di ombak tatapanmu baitbaitnya terurai dalam tiap derai bulumata menciumi pantaipantai semampai di lekuk tubuhmu lihatlah jejak kakiku, hanyut selalu bersamamu.
kupersembahkan padamu padamu sekuntum ciuman segar dalam buket bunga kesukaanmu:
aster, krisan dan sejumlah mawar sebuah puisi kusematkan dalam sebuah lembar pagi
terasa spesial kurasakan jendela hati terbuka lebar.
Seperti kau memahami bait puisi ia bukan sembarang bahasa –
tetapi sehela nyawa puisi tidak disusun untuk epitaf peresmian puisi menghidupkan kata demi kata dan menuntaskannya sebagai doa.
Seperti aku tenggelam di matamu seluruh hatiku sibuk mengeja lembar pustaka pun mulutku tak sanggup bicara sedang tanganku
diamdiam sibuk memeras sarikata yang kadang menyelinap dalam remas jemarimu.
Puisi mengembara perjalanan tersembunyi mengarungi samudera
di ombak tatapanmu baitbaitnya terurai dalam tiap derai bulumata menciumi pantaipantai semampai di lekuk tubuhmu lihatlah jejak kakiku, hanyut selalu bersamamu.
Sabtu, 28 Januari 2012
Update Status Facebook Dengan Emoticon/Emoji
Emoji adalah istilah jepang untuk karakter gambar atau emoticon yang digunakan dalam pesan elektronik dan halaman web di jepang.
Awalnya emoji berarti pictograph, secara harfiah kata “e” berarti gambar dan “Moji” surat.
Karakter yang digunakan sama seperti emoticons lain tapi opsinya lebih banyak dan built dengan perangkat handset (seperti iphone). Beberapa Emoji sangat spesifik dengan budaya Jepang, seperti membungkuk(meminta maaf) , wajah mengenakan masker atau Emoji yang mewakili makanan populer di jepang ( ramen, Dango, onigiri, kari, sushi).
Tiga operator utama Jepang, NTT DoCoMo , au dan SoftBank Mobile (sebelumnya Vodafone ), masing-masing telah didefinisikan varian mereka sendiri Emoji.
Lalu seperti apa emoji itu dan bagai mana cara menggunakanya untuk status facebook ? simak berikut ini.
link nya disini ya buat update ">
http://www.maskukuh.com/update-status-facebook-dengan-emoticonemoji.html
anda cukup menekan #1, #2, #3… untuk melihat semua emoji. Cara penggunaanya sebagai berikut :
Pastikan anda sudah login ke account facebook
Klik emoji mana saja yang akan anda tampilkan dalam status
Copy symbol kotak Tekan “Click to update” dan paste symbol tadi dalam kotak status
Anda dapat mengkombinasikan status tersebut dengan kata”
Selesai..
Awalnya emoji berarti pictograph, secara harfiah kata “e” berarti gambar dan “Moji” surat.
Karakter yang digunakan sama seperti emoticons lain tapi opsinya lebih banyak dan built dengan perangkat handset (seperti iphone). Beberapa Emoji sangat spesifik dengan budaya Jepang, seperti membungkuk(meminta maaf) , wajah mengenakan masker atau Emoji yang mewakili makanan populer di jepang ( ramen, Dango, onigiri, kari, sushi).
Tiga operator utama Jepang, NTT DoCoMo , au dan SoftBank Mobile (sebelumnya Vodafone ), masing-masing telah didefinisikan varian mereka sendiri Emoji.
Lalu seperti apa emoji itu dan bagai mana cara menggunakanya untuk status facebook ? simak berikut ini.
link nya disini ya buat update ">
http://www.maskukuh.com/update-status-facebook-dengan-emoticonemoji.html
anda cukup menekan #1, #2, #3… untuk melihat semua emoji. Cara penggunaanya sebagai berikut :
Pastikan anda sudah login ke account facebook
Klik emoji mana saja yang akan anda tampilkan dalam status
Copy symbol kotak Tekan “Click to update” dan paste symbol tadi dalam kotak status
Anda dapat mengkombinasikan status tersebut dengan kata”
Selesai..
Langganan:
Postingan (Atom)












